Cara Kerja Charger VOOC


Vendor ponsel mulai memperkenalkan pengisi daya cepat atau charger yang bisa mengisi penuh ponsel baterai ponsel hanya dalam hitungan menit. Pengisi daya cepat SuperVOOC Oppo bahkan disebut bisa mengisi penuh dalam 20 menit saja.

Pasalnya, kekuatan daya pengisi daya super cepat ini mencapai 125 Watt. Sementara pengisi daya cepat yang ada di pasaran saat ini berkisar antara 18 hingga 65 Watt.

"Yang hari ini diperkenalkan adalah SuperVOOC 125 Watt," ujar PR Manager OPPO Indonesia Aryo Meidianto dalam peluncuran secara virtual di Jakarta, Rabu (15/7).

Pengisi daya super cepat ini sebenarnya bukan cuma dikembangkan Oppo. Pabrikan China lain sepertinya memang tengah gandrung membuat pengisi daya cepat di atas 100 Watt. Sebab, Xiaomi, Vivo, dan iQoo pun tengah mengembangkan pengisian daya cepat di atas 100 Watt.

Cara Kerja VOOC

Untuk mempercepat pengisian baterai, bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama dengan memperbesar voltase atau memperbesar ampere.

Aryo menjelaskan VOOC berbeda dengan perangkat pengisian daya cepat yang lain. VOOC, kata dia menggunakan voltase rendah dan ampere yang besar.

Membesarkan ampere, sama dengan membesarkan tabung tempat listrik mengalir. Sehingga, ketika arus listrik ditambah, tekanan pada baterai tidak semakin besar.

Menurut Aryo, selama ini banyak teknologi pengisian daya yang mengambil pendekatan pengisian daya dengan voltase tinggi.

Padahal, jika pengisian dengann voltase tinggi tanpa memperbesar tabung (ampere), akan membuat tekanan pada baterai makin tinggi. Akibatnya, baterai makin cepat panas dan ada risiko terbakar.

"Panas pada baterai itu sendiri yang berakibat membuat terjadi masalah seperti overheat atau bisa saja sampai terjadi percikan dan ledakan," tuturnya.

Selain memperbesar ampere, Aryo pun menuturkan teknologi fast charging OPPO juga diamankan menggunakan chip yang bernama MCU (Micro Controling Unit).

Chip ini yang akan mengatur distribusi daya ke baterai dan memonitor suhu ketika melakukan pengisian daya.

"Pada 125W SuperVOOC di dalam ekosistem pengsian daya, kita sampai meletakkan 10 sensor suhu di dalamnya."

Selain itu, Aryo mengklaim OPPO menggunakan dua baterai terpisah untuk mendukung teknologi VOOC. Dia berkata hal itu untuk mempercepat dan menjaga sistem keamanan pengisian.

Sumber: CNN Indonesia
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama